Tampilkan postingan dengan label binatang. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label binatang. Tampilkan semua postingan

Rabu, 09 Februari 2011

Kematian Aneh Sejumlah Spesies Hewan

BELUM lama ini sejumlah binatang mati secara misterius di Negeri Paman Sam, Amerika Serikat, mulai dari ribuan burung di dua wilayah selatan hingga 100.000 ikan di Arkansas. Sedikitnya masih ada kejadian lainnya dengan penyebab yang hingga kini masih belum terpecahkan. Berikut di antaranya.


Blackbird dari selatan


Untuk sesaat penduduk kota Arkansas merasa kembali hidup di masa saat takhayul masih menjadi kepercayaan. Tepatnya di akhir minggu awal tahun ini ketika ribuan blackbird bersayap merah berjatuhan dari langit dengan tubuh kaku. Seperti pertanda buruk, fenomena serupa kembali terjadi dua hari berikutnya. Dilaporkan ratusan blackbird berserakan mati di wilayah Louisiana.

Beberapa ilmuwan sejauh ini belum bisa memastikan penyebab kematian burung-burung tersebut, apakah karena serangan penyakit tertentu atau keracunan. Sebaliknya hasil mengejutkan datang dari tim yang melakukan autopsi. Disebutkan terdapat trauma internal dan pendarahan, kemungkinan akibat tabrakan hebat jauh di atas permukaan bumi. Blackbird dikenal sebagai spesies yang seringkali terbang berkelompok dalam formasi yang rapat.

Selain itu bisa juga mereka mengalami disorientasi setelah berpapasan dengan badai disertai kilat dan badai, juga air hujan yang membuat daya terbang menurun drastis. Seperti biasa kru EPA dengan sigap menuju lokasi lengkap dengan masker gas dan perlengkapan lainnya untuk mengangkut semua bangkai burung-burung malang tersebut.


Lebah madu


Semua berawal pada tahun 2006. Saat itu jumlah lebah madu di sejumlah negara bagian terjun bebas tanpa alasan yang jelas, memaksa para peneliti menggunakan istilah kelainan koloni. Menurut Departemen Agrikultur setempat, kematian koloni lebah yang ada di AS mencapai 29% dari total populasi dan terus meningkat hingga mencapai 34% pada tahun 2010.

Meski ada beberapa alasan masuk akal yang bisa dijadikan acuan penelitian, seperti infeksi yang disebabkan oleh jamur, pestisida hingga perubahan iklim, tidak ada satu pun yang bisa memastikan penyebab yang sesungguhnya. Selain itu, sebuah studi yang dilakukan Universitas Illinois belum lama ini menyebutkan, ada empat jenis lebah lainnya yang juga bernasib sama dengan jumlah penurunan mencapai 90% dalam kurun waktu 20 tahun.



Sindrom white-nose kelelawar


Di tahun yang sama penyakit misterius yang disebabkan oleh jamur membunuh jutaan kelelawar di seantero AS sejak pertama kali dilaporkan. Kematian binatang nokturnal ini sedikitnya melanda empat belas Negara bagian, termasuk dua provinsi di Kanada. Disebutkan jutaan hewan mamalia itu diperkirakan tak berdaya akibat sindrom white-nose (hidung putih).

Sindrom yang diakibatkan sejenis jamur ini sendiri tidak membunuh secara langsung. Dalam kasus ini jamur tersebut menyerang hewan yang berhibernasi ini pada bagian mulut dan hidung hingga tak bisa tidur. Akibatnya saat jam tidur berakhir, ketika mereka harus meninggalkan gua untuk mencari makan, aktivitas tersebut membakar cadangan lemak yang tersisa. Akhirnya kelelawar-kelelawar tersebut kedinginan dan kelaparan hingga meregang nyawa.

Komisi kehidupan hewan-hewan liar untuk sementara memerintahkan penutupan ratusan gua dan tambang-tambang yang selama ini menjadi tempat koloni hewan bersayap tersebut. Penutupan berlaku hingga sumber penyakit dan pencegahannya ditemukan.


Burung dan sardin Cile


Dalam waktu selama kurang lebih dua bulan pada tahun 2009, jutaan ikan sardin, ribuan bangau, ratusan penguin, dan 60 burung pelikan mati secara berurutan tanpa alasan yang bisa dijelaskan.

Pertama penguin. Sekitar 1.200 ekor binatang yang biasa hidup di suhu yang rendah ini ditemukan bergelimpangan pada akhir Maret di sebuah pantai terpencil wilayah selatan Cile.

Kemudian bulan April, jutaan ikan sardin yang mati tersapu ombak di perairan yang tidak terlalu jauh. Lalu ribuan bangau jenis langka, Andean, tiba-tiba meninggalkan sarangnya di utara Cile, meninggalkan anak-anaknya mati dalam cangkang. Terakhir pada bulan Mei, sebanyak 60 burung pelikan ditemukan tak bergerak wilayah pantai Amerika Selatan.

Hal yang terburuk dari kejadian ini adalah tidak adanya satu pun pihak berwenang yang mampu memberikan penjelasan mengapa hewan-hewan tersebut meregang nyawa. Meski sebagian menuding pemanasan global, penangkapan besar-besaran, dan polusi sebagai penyebabnya. Namun kebanyakan meyakini bencana ini terjadi karena panasnya cuaca Cile pada tahun itu.


Paus pilot Australia


Pada akhir 2008, puluhan ekor paus pilot "membakar diri" di bawah terik matahari di sepanjang pantai wilayah selatan pulau Tasmania di Australia. Seminggu kemudian, sekitar 150 paus long-finned melakukan hal yang sama. Diikuti dengan musnahnya 45 bakal paus yang "ikut-ikutan" dengan aksi serupa. Terakhir dalam rangkaian "bunuh diri" hewan laut itu adalah kematian 140 ikan paus pilot dan beberapa ekor lumba-lumba leher botol di sepanjang "pantai maut" yang sama pada bulan Maret.

Meski demikian petugas berhasil menyelamatkan 54 ekor paus lainnya dengan penarik khusus, perahu kecil, jet ski, dan seratus orang sukarelawan yang turut membantu. Mereka berusaha mengembalikan mamalia laut itu ke habitatnya. Namun hingga kini tak satu pun ilmuwan yang bisa menemukan alasan dari empat aksi menantang maut itu.


Kudanil Uganda


Pada tahun 2004, diperkirakan sekitar 300 kudanil di Taman Nasional Queen Elizabeth Uganda ditemukan mati setelah meminum air yang terkontaminasi virus antraks. Bakteri mematikan ini memang biasa ditemukan pada genangan air yang muncul selama musim kering di Uganda.

Salah satu negara Benua Afrika ini pun tercatat telah beberapa kali mengalami serangan antraks sejak tahun 1950. Hal ini diduga karena kontur alamnya yang semiakuatik dan kudanil sendiri termasuk binatang yang rentan terkontaminasi.

Itulah satu-satunya penjelasan yang diyakini sebagai penyebab kematian massal hewan berbobot tubuh tinggi itu pada bulan Juni 2010. Saat itu tidak kurang dari 82 kudanil dan sembilan banteng ditemukan tak bernyawa setelah meminum air di Kazinga Channel yang menghubungkan Danau Edward dan Danau George, masih di Taman Nasional Queen Elizabeth.


Minggu, 06 Februari 2011

Cerita Duka Ketika Seekor Simpanse Meratapi Kematian Anaknya

Ilmuwan terkejut ketika melihat adegan mengharukan dari seekor induk simpanse yang sedang berduka. Gambar-gambar mengejutkan yang menunjukkan bagaimana simpanse berduka sama seperti manusia ketika anak yang dicintainya itu menghembuskan nafas terakhir.

Ilmuwan sudah tahu bahwa ibu simpanse membangun hubungan fisik yang dekat dengan anak-anak mereka. Ibu simpanse membawa anak mereka dalam pelukannya sampai dua tahun. Mereka menyusui mereka anaknya sampai berusia enam tahun.


Tapi, sekarang ilmuwan tahu bahwa simpanse ternyata juga bersedih ketika anaknya mati. Ilmuwan berhasil memfilmkan bagaimana kesedihan seorang ibu simpanse yang ditinggal mati oleh anaknya yang baru berusia 16 bulan. Simpanse itu meratapi kepergian anaknya dengan caranya sendiri.


Ibu simpanse itu terus membawa jasad anaknya untuk lebih dari 24 jam. Setelah itu, ibu simpanse lembut meletakkan jasad anaknya di tanah. Kemudian dari jarak dekat, dia memandangi wajah anaknya.

Secara berkala ia kembali ke tubuh anaknya. Si ibu simpanse itu menyentuh lembut wajah dan leher anaknya dengan jari-jarinya untuk memastikan apakah anaknya memang benar-benar telah tiada.


Dia kemudian memanggil satu simpanse dari kelompoknya untuk meminta pendapat kedua soal kematian anaknya. ‘’Pada hari berikutnya, simpanse telah meninggalkan tubuh anaknya,’’ tulis laporan Institut Psikolinguistik Max Planck.

Wawasan Unik
Dr Katherine Cronin dan Edwin Van Leeuwen bersama Prof Mark Bodamer dari Universitas Gonzaga (Washington) dan Innocent Chitalu Mulenga mengambil gambar ibu simpanse itu di Chimfunshi, Zambia. Cronin mengatakan penelitian ini memberikan wawasan unik mengenai bagaimana simpanse meratapi kesedihannya.

‘’Setelah menggendong mayat bayinya selama lebih dari satu hari, ibu simpanse meletakkan tubuh anaknya di lapangan,’’ kata Cronin. ‘’Dia berulang kali mendekati tubuh anaknya. Jari-jarinya menempel pada wajah dan leher bayi selama beberapa detik.’’

Ibu simpanse tetap dekat tubuh anaknya selama hampir satu jam. Dia kemudian membawa jasad anaknya ke kelompok simpanse. Ibu simpanse meminta kelompoknya untuk menyelidiki tubuh anaknya. ‘’Pada hari berikutnya, ibu itu tidak lagi membawa tubuh bayi,’’ terang Cronin.

Laporan yang dipublikasikan dalam American Journal of Primatologi ini memberikan gambaran bagaimana primata bereaksi terhadap kematian orang dekat. Apakah mereka mengerti tentang kematian. Apakah mereka berkabung.

Peneliti percaya bahwa simpanse mengalami masa transisi yang unik. Sebagai ibu, simpanse belajar tentang kematian bayinya. Suatu proses yang belum pernah dilaporkan secara rinci.

‘’Video ini sangat berharga karena si ibu simpanse memaksa seseorang untuk berhenti dan berpikir tentang apa yang mungkin terjadi dalam benak primata lainnya,’’ kata Cronin. ‘’Apakah penampil akhirnya memutuskan bahwa simpanse adalah berkabung. Atau, dia hanya ingin memastikan tentang kematian anaknya.’’


Kupu Itu Jelmaan Manusia yang Sedang Sedih

Munculnya kupu-kupu bergambar wajah manusia menghebohkan warga Surabaya. Banyak kalangan pun menafsirkan gambar yang ada di punggung kupu kupu tersebut.

Sutrisno, sang penangkap kupu kupu unik tersebut, menafsirkan kupu kupu itu jelmaan jiwa yang sedang dirundung kegelisahan. Hal itu pun dibenarkan salah satu pengunjung yang melihat gambar di punggung kupu kupu.

“Saat melihat, laki-laki itu bercerita layaknya orang pintar dan tahu betul seluk beluk kupu-kupu ini. Padahal dia nggak lama liatnya," kata Sutrisno, Minggu (6/2/2011).
Pria tersebut menjelaskan, konon binatang ini sedang dirundung gelisah karena ditinggal anaknya. Perilaku gelisah inipun tercermin dari gambar sayap kupu-kupu itu.

“Badan kupu kupu ini selalu ditabrak-tabrakkan ke dinding akuarium terutama pada malam hari, namun ketika menjelang Subuh dan siang hari berubah diam dan tidak bergerak. Selain itu kotorannya juga mirip kotoran manusia," jelasnya.

Sebelum kedatangan kupu-kupu itu, Sutrisno mengaku tidak ada firasat yang aneh. Pada pagi hari sekitar pukul 07.00 WIB tiba-tiba hinggap kupu-kupu ini yang menempel kuat di dinding rumah.

“Nggak ada tanda apa-apa sebelumnya. Malah saya nggak punya firasat bakal kedatangan kupu-kupu ini,” katanya didampingi istri dan 2 anaknya.

Sebelumnya, serangga penyerbuk berukuran 10 sentimeter dengan tubuh sebesar ibu jari orang dewasa dan berat sekitar 25 gram itu, ditangkap lima hari yang lalu oleh Sutrisno.

Bentuknya yang unik membuat warga berbondong-bondong datang ke rumah Sutrisno. Bahkan sanking membludak, Sutrisno hanya membatasi 50 pengunjung setiap harinya.(kem)

sumber : http://news.okezone.com/read/2011/02/06/340/421893/kupu-itu-jelmaan-manusia-yang-sedang-sedih

Kamis, 20 Januari 2011

Anjing yang setia menunggu tuannya yang sudah Meninggal

Anjing terkenal dengan kesetiaan pada tuannya, namun sangat jarang anjing yang setia menunggu  kembali walau tuannya itu sudah meninggal seperti 2 anjing terkenal ini :
'Leao' Anjing yang Menunggu di Makam Tuannya

Seekor anjing, "Leao", duduk 2 hari berturut-turut di samping makam pemiliknya, Cristina Maria Cesario Santana, yang meninggal dalam bencana tanah longsor  hari minggu di Brasil, di pemakaman di Teresopolis, dekat Rio de Janiero, 15 Januari 2011. Brasil bersiap untuk lebih banyak hujan pada hari Sabtu, takut longsor lebih lanjut setelah dinding air berlumpur merobek melalui kota-kota dan diklaim menewaskan lebih dari 550 jiwa dalam bencana banjir terburuk di negara itu.



'Hachiko' Anjing yang Menunggu Tuannya di Stasiun selama 11 tahun


Hachiko, anjing Akita dari Jepang, contoh kesetiaan dengan menunggu sabar untuk tuannya kembali dari bekerja di sebuah stasiun kereta api. Ia melakukan ini secara rutin selama 11 tahun setiap hari.

Hachiko lahir pada tanggal 10 November 1923 dan meninggal 8 Maret 1935. Hal ini dikenal dalam bahasa Jepang sebagai (Hachiko chuken, artinya 'Hachiko anjing yang setia'.). Hal ini diingat  di Jepang untuk loyalitas , menunggu tuannya selama lebih dari 11 tahun.

Pada tahun 1924, Hachiko dibawa ke Tokyo oleh anak master Hidesamuro Ueno, seorang profesor di departemen pertanian di Universitas Tokyo. Ketika master Hachiko's pergi bekerja, ia menyambutnya turun di pintu depan, dan ketika tuannya pulang dari kerja, ia biasanya pergi ke stasiun kereta api terdekat dan menunggu di sana. hal ini dilakukannya sebagai rutinitas setiap hari. Namun, tuannya meninggal pada Mei 1925, tetapi Hachiko terus  rutin dan menunggu tuannya di stasiun selama 11 tahun berikutnya sampai kematiannya pada tahun 1935.

Petugas di stasiun awalnya berpikir anjing itu sedang menunggu sesuatu yang lain atau berkeliaran tetapi kemudian sadar ia menunggu tuannya yang sudah meninggal. Jadi petugas stasiun  memberikan beberapa makanan dan air untuk kesetiaannya yang teguh. Tetapi yang lain meragukan hal itu dan si anjing mungkin datang karena makanan petugas stasiun. Jika karena makanan, maka anjing bisa datang pada waktu yang lain juga, tetapi ini hanya muncul di waktu malam, tepat ketika kereta datang di stasiun.

Salah satu siswa profesor melihat anjing itu  datang ke stasiun untuk tuannya. Dan siswa itu kembali beberapa kali selama bertahun-tahun dan melihat anjing muncul tepat ketika kereta itu datang di stasiun di malam hari. Ia menerbitkan fakta ini dalam salah satu koran terbesar di Tokyo setelah anjing menjadi tokoh nasional dan semua orang terkesan dengan loyalitas yang ditunjukkan oleh anjing itu dan digunakan sebagai contoh bagi anak-anak mereka dan siswa-siswa atas kesetiaan anjing itu.

Segera setelah seorang artis terkenal membuat patung anjing yang didirikan di Station Shibuya dan Hachiko sendiri hadir pada pembukaan tersebut. Patung harus didaur ulang karena Perang Dunia II. Namun, mereka membuat patung lagi, oleh anak pembuat patung asli pada tahun 1948. Patung ini sekarang menjadi tempat pertemuan populer di Jepang.

sumber : http://www.digitaljournal.com/article/218509/Dog_faithfully_awaits_return_of_his_master_for_past_11_years





Rabu, 19 Januari 2011

10 Fakta Unik tentang Anjing

Anjing telah menemani kehidupan manusia sejak 15 ribu tahun lalu. Namun banyak fakta menarik tentang hewan bernama latin Canis lupus ini yang belum diketahui.

1. Teman Baik Manusia yang juga Menambah Teman
Jurnal The British Psychological Society pada 2000 menyatakan orang yang berjalan-jalan dengan anjing memiliki kesempatan berinteraksi dengan orang lain tiga kali lebih banyak. Anjing juga meningkatkan kemungkinan kontak sosial bagi pemiliknya, meski anjingnya bertampang sangar dan pemiliknya berpakaian lusuh.

2. Nenek Moyang Chihuahua Berasal dari Timur Tengah
Meski namanya berbau Amerika Latin, Jurnal Nature Maret 2010 mengatakan Chihuhua berasal dari Timur Tengah. Anjing kesukaan Paris Hilton tersebut, juga anjing mini lain, memiliki gen yang serupa Serigala abu-abu di Timur Tengah. Serigala ini menciut tahap demi tahap setelah masyarakat setempat menjadikannya binatang peliharaan.



3. Mamalia dengan Rupa paling Variatif
Variasi dalam Canis lupus setara dengan perbedaan antar spesies. Penelitian dalam Jurnal The American Naturalist 2010 menyatakan perbedaan tengkorak Collie dan anjing peking sama banyaknya dengan perbedaan tengkorak kucing dan anjing laut.

4. Ras Jinak Hidup Lebih Lama
Studi yang dimuat dalam Jurnal The American Naturalist Juni 2010 menyatakan anjing dari ras agresif tumbuh cepat, habiskan energi lebih besar, dan cenderung mati muda ketimbang ras anjing rumahan macam golden retrievers.



5. Merasa Iri
Dalam jurnal National Academy of Sciences 2008, anjing terbukti iri saat tidak diberi cemilan, sementara melihat anjing lain memperolehnya. Anjing yang tidak dapat makanan jadi gelisah, garuk-garuk dan emoh melihat anjing yang dapat makanan itu.

6. Tidak Merasa Bersalah
Pandangan mata penuh iba yang ditunjukan anjing saat diomeli karena suatu kesalahan bukan menunjukan rasa bersalah. Itu respon mereka menyikapi teguran tuannya. Anjing tanpa salah yang dituduh melakukan kesalahan sering menujukan pandangan penuh iba, ketimbang anjing yang betulan bersalah.

7. Bisa Membawa Penyakit
Penyakit yang paling terkenal adalah rabies. Virus rabies bisa dienyahkan dengan suntikan, yang mudah diperoleh di Suku Dinas Peternakan di masing-masing kota. Makanan anjing yang mengandung bakteri salmonella, bisa meracuni makanan manusia. Penyakit lain berasal dari cacing gelang yang berkembang di kotoran anjing. Cacing ini bisa hidup di tubuh manusia, yaitu di belakang bola mata dan menyebabkan kebutaan. Juga di hati dan paru-paru. Kabar baiknya, infeksi jarang terjadi dan bisa dicegah dengan cuci tangan sehabis memegang anjing.

8. Berpikir setara Bayi 2 tahun
Demikian hasil penelitian di Asosiasi Psikologi Amerika 2009. Beberapa ras mampu memahami 200 kata. Border Collie merupakan ras paling cerdas, diikuti pudel, herder, golden retriever dan doberman. Ras kuno, macam hound, bulldog dan beagle, tergolong anjing dengan intelegensia paling rendah. Mungkin karena fitrahnya yang lebih banyak digunakan untuk mencari jejak dan berburu, otot bulldog cs lebih berkembang ketimbang otak mereka.

9. Dapat Mengetahui Penyakit di Manusia
Berbagai laporan menyebutkan anjing menyadari ada bahaya sekitar 45 menit sebelum tuannya terserang epilepsi. Penyakit lain yang bisa dirasakan anjing adalah kanker, diabetes, dan prostate. Kemampuan ini kemungkinan berasal dari perubahan bau yang terpancar dari orang dengan penyakit itu.

10. Berpenyakit yang sama dengan Manusia
Saban tahun enam juta anjing divonis kanker. Anjing juga satu-satunya karnivora yang beresiko terkena stroke sehingga tidak dapat berjalan. Persamaan ini dimanfaatkan dunia kedokteran untuk memilih anjing sebagai media uji coba obat.


Selasa, 18 Januari 2011

Ditemukan Ikan Aneh Bermata Empat di Batanghari

Seekor ikan aneh ditemukan Abbas, warga Dusun Tengah, Desa Rambutan Masam, Kecamatan Muara Tembesi, Batanghari, Jambi. Keanehan ikan itu terletak pada jumlah bola mata, yakni ada empat, serta warna kulitnya yang memiliki corak unik menyerupai batik.

Abbas menyebutkan, ikan itu ditemukannya pada awal Januari lalu saat sedang menjala di Sungai Batanghari yang letaknya tak jauh dari rumahnya. "Saya sangat kaget melihat ikan itu tersangkut di jala. Saya lihat bentuknya sangat aneh, dan saya belum pernah melihat ikan seperti itu sebelumnya,” kata Abbas.
Ikan yang memiliki empat mata, ditemukan di Sungai Batanghari, Jambi.
Ikan yang panjangnya sekitar 20 sentimeter dan lebar sekitar 6 sentimeter itu memiliki empat buah mata. Dua matanya terletak pada posisi mata pada umumnya, sedangkan dua mata lainnya berada di sekitar setengah sentimeter di bawahnya. Ukuran mata yang di bawah lebih kecil daripada mata di atas.

Bentuk kepalanya menyerupai ikan lele. Namun, pada ikan unik itu, ada sisik di bagian kepala dan seluruh badannya. Warna sisinya didominasi warna hitam dan dihiasi garis tanpa aturan berwarna kuning.

Saat diraba, sisiknya sangat keras, tidak seperti sisik ikan pada umumnya. Pemiliknya menyebut kombinasi garis dan warna itu mirip corak kain batik.

Abbas menceritakan, sebelum menemukan ikan itu, anaknya bernama Budi (25) bermimpi mendapat ikan sebanyak enam ekor.

"Awalnya saya tidak terlalu menghiraukannya. Keesokannya, saat saya menjala ikan, saya langsung mendapat ikan ini," ucapnya, sembari menunjuk ikan yang kini dipeliharanya di dalam sebuah baskom itu.

Abbas menduga, mimpi anaknya ada kaitannya dengan ikan yang ditemukannya. "Mungkin semacam pesan supaya kami memelihara dan menjaga ikan ini," ujarnya.

Tetangganya, sebutnya, juga berpesan agar ikan itu dijaga baik-baik. "Mungkin ikan ini akan membawa keberuntungan bagi keluarga kami kalau dipelihara baik-baik," kata pria yang sehari-hari bekerja sebagai buruh tani dan penjala ikan itu.

Selain itu, keanehan lainnya yang disebutnya adalah, dari tempat ikan itu dipelihara, saat malam hari terdengar suara seperti anak kecil yang sedang main air. "Bukan hanya saya yang mendengarnya, melainkan juga anggota keluarga semuanya," ungkapnya.

Sejak ditemukan dan dipelihara di baskom, ikan tersebut belum mau makan. Ia telah memberikan makanan berupa cacing, lumut, hingga serpihan roti. Namun, tak ada yang dimakan ikan yang disanjung-sanjungnya itu. "Tapi anehnya, sudah dua minggu saya pelihara, ikan ini tak mati walau tak mau makan," katanya.

Kabar tentang ikan aneh itu sendiri telah beredar di masyarakat sekitarnya. Setiap hari, warga datang hanya untuk melihat keanehannya. "Sudah banyak yang datang, dan bahkan sudah pernah ada yang menawar Rp 500.000, tapi saya tolak," jelasnya. (Suang Sitanggang)




Kamis, 13 Januari 2011

Ngeri!!!! Makhluk Hidup Yang Sering Termakan Tanpa Sadar

Memang seringkali agan tidak menyadari apa saja yang ada di sekitar kita begitupun dengan apa yang agan makan,khususnya dengan makhluk yang berukuran sangat kecil gan,yang ga bisa nampak ma mata agan,
langsng cekidot aja ya gan apa yang sering termakan oleh kita tanpa sengaja,makhluk hidup tersebut telah diperbesar ratusan kali dulu gan biar bisa diliat.
1. Ini merupakan foto gambar kutu yang biasa hidup di bulu kucing dan anjing piaraan.


Inilah hasil karya pemenang lomba fotografi sains Steve Gschmeissner yang berusia 61 tahun yang sudah berhasil mengabadikan beberapa kutu debu dan kutu makanan yang sangat kecil ukurannya, dan sangat susah terdeteksi juga terlihat oleh mata telanjang. Dikutip oleh ruanghati.com dari Daily Mail menyebutkan Steve Gschmeissner mengabadikan mahluk-mahluk mengerikan tersebut dengan kamera yang dilengkapi dengan Microscope zoom yang mampu memperbesar ukuran hingga beratus ratus kali.gile gan,kamera khusus buat foto kuman2 tuh

2. Ini merupakan gambar dari kutu debu yang biasa hidup di sofa dan sprei tidur.


Masih menurut Steve Gschmeissner, kutu debu ini biasa tinggal di sofa kursi , gorden kita, sprei dan pakaian serta jaket yang digantung juga boneka boneka anak kita, mengerikan sekali bukan. Ternyata sehari hari kita ditemani oleh mahluk-mahluk horor bak monster ini.

3. Ini merupakan foto larva lalat hijau (belatung) yang diperbesar hingga 100 x zoom.


Steve Gschmeissner juga berhasil memotret larva lalat hijau alias belatung nampak dari kedekatan dan sangat jelas, wah sungguh mengerikan gan, persis seperti mahluk alien yang seram dan menakutkan. Pesan ruanghati.com,mari gan kita jaga kebersihan baik diri dan lingkungan kita agar senantiasa kita jauh dari mahluk mengerikan yang rentan membawa penyakit ini.

4. Kutu yang biasa hidup di roti, kue yang tidak dibungkus dengan kemasan yang higenis.


Beberapa kutu yang berhasil diabadikan Steve Gschmeissner yaitu kutu makanan, yang biasa tinggal di sereal atau makanan yang tidak dikemas dengan baik.makanya gan gan jangan jajan sembarangan di pinggir jalan,pasti tu makanan kena debu,dan kita ga tau apa aja yg ada dalam debu itu kan.


Senin, 10 Januari 2011

[Video] Lalat muncul didalam kulit Kepala

Larva,tanda panah menunjukan bagianmulut
The human botfly atau Dermatobia hominis adalah jenis serangga menyeramkan dan menjijikkan. Berasal dari Meksiko dan Amerika Tengah, Lalat itu membesarkan anaknya dalam tubuh orang hidup, dengan cara memasukan telur mereka kedalam jaringan kulit bekas gigitan nyamuk kemudian Larva tumbuh dari jaringan lemak sedikitnya selama 8 minggu (Orang cenderung melihat seperti belatung menggeliat di bawah kulit mereka.) sebelum menjadi kepompong dan akhirnya akan muncul dari kulit sebagai lalat sepenuhnya dan dapat berkembang jika dibiarkan.

Lalat  Betina





Minggu, 09 Januari 2011

Sapi Berkepala Dua Lahir di Georgia

Seekor sapi dengan dua kepala lahir di Abedad, Georgia, sebuah negara yang dulu tergabung dengan Uni Soviet. Pemilik sapi, Ludmila Jgarkava awalnya menyangka sapi ini kembar, namun ternyata sampi ini memiliki satu badan dengan dua kepala.

Sejak lahir 2 Januari lalu, Jgarkava mencoba membuat sapi ini tetap hidup dengan memberinya susu. "Ibu-nya menolak untuk menyusui," kata Jgarkava. "Saya memberinya susu setiap tiga jam." 

Sapi ini dalam keadaan sehat, memiliki empat mata dan tiga teliga, sementara bagian tubuh lainnya normal dan sehat. 

Joseph Paschal, ahli ternak di Texas menuturkan kepada New York Daily News, anak sapi dengan dua kepala ini bisa hidup lama. Selama mereka mendapat asupan makanan, air dan oxygen yang cukup. "Secara fisiologis, mereka bisa hidup cukup lama," katanya. 

Paschal mengatakan sapi dengan dua kepala sangat langka. Mungkin jumlahnya hanya sekitar satu atau dua ekor dari 35 juta sapi yang lahir tiap tahun. Namun banyak mahluk hidup yang lahir dengan dua kepala tidak bisa bertahan hidup lama. 

Rabu, 05 Januari 2011

Wow..Ikan ini harganya 3,5 M !

Ikan super mahal, tuna sirip biru, di pasar Tsukiji, Jepang
Seekor tuna sirip biru raksasa di Jepang hari ini berpredikat sebagai ikan termahal di dunia. Melalui proses lelang di pasar Tsukiji, Tokyo, ikan itu laku dijual seharga 32,49 juta yen, atau sekitar Rp3,5 miliar.

Hasil lelang ikan seberat 342 kilogram ini berhasil mengalahkan sesama tuna sirip biru seberat 202 kilogram, yang dijual seharga 20,2 juta yen pada 2001 di tempat yang sama.

“Ikan ini memang besar sekali. Kami sangat terkejut dengan harga penjualan ini,” ujar juru bicara pasar ikan Tsukiji seperti dilansir kantor berita Associated Press, Rabu 5 Januari 2011.
Ikan ini dibeli secara patungan oleh perwakilan dua restoran sushi terkemuka, yaitu rumah makan Kyubey di Tokyo dan Itame di Hong Kong. Mereka lalu membagi dua ikan besar itu untuk disajikan kepada para pelanggan masing-masing.
 
Ikan itu ditangkap di perairan utara Jepang. Tuna ini adalah salah satu dari 538 ikan yang dikumpulkan dari seluruh dunia dan dijual di pasar Tsukiji.

Tuna sirip biru merupakan favorit para pencinta sushi sehingga berharga mahal. Sepotong sushi tuna sirip biru, atau disebut o-toro, bisa dijual seharga 2.000 yen atau sekitar Rp219.000.

Rakyat Jepang menggemari makanan dari daging ikan. Mereka mengkonsumsi 80 persen dari keseluruhan tangkapan tuna sirip biru di Samudera Atlantik dan Pasifik. Popularitas ikan ini membuat jumlah mereka di lautan semakin berkurang.

Demi mencegah langkanya spesies ikan itu, Komisi Internasional Tuna di Mediterania dan Atlantik pada November 2010 menurunkan angka kuota penangkapan tuna, dari 13.500 menjadi 12.900 metric ton. Bagi kalangan nelayan, kebijakan ini merugikan mereka karena bisa mengurangi keuntungan.

sumber : http://dunia.vivanews.com/news/read/197656-seekor-ikan-ini-laku-dijual-rp3-5-miliar

Senin, 03 Januari 2011

Ikan Aneh Bermoncong Buaya dari Citanduy

Ujang Udin (32), warga Balokang Dusun Karang Tengah RT 25/09 Kel/Kec. Banjar menemukan ikan aneh dengan kepala mirip buaya dan panjang sekira 1 meter di Sungai Citanduy. Sekarang, penemuan Udin yang sehari-hari berprofesi sebagai penjala ikan itu menjadi tontonan masyarakat Banjar dan Ciamis.

UJANG Udin menemukan ikan aneh dengan kepala mirip buaya dan panjang sekira 1 meter di Sungai Citanduy. Sekarang, penemuan Udin yang sehari-hari berprofesi sebagai penjala ikan itu menjadi tontonan masyarakat Banjar dan Ciamis.*

“Saya dengar di Banjar ada yang menemukan ikan aneh. Penasaran saya sengaja dari Ciamis kota ke Banjar. Ternyata benar, ikan ini aneh,” kata Soleh kepada “PRLM”, Senin (3/1).
Dalam keterangannya kepada “PRLM”, Udin mengatakan bahwa ikan itu dia temukan saat sedang mencari ikan dengan cara dijala di Sungai Citanduy beberapa hari lalu. Semula, kata dia, ikan yang tertangkap jalanya adalah ikan biasa. Tetapi, begitu jala diangkat, ikan yang tertangkap membuatnya kaget. Pasalnya, ikan yang dia tangkap sangat besar. Panjang sekira 1 meter dan berat antara 3-4 kg. “Yang membuat saya kaget, moncongnya seperti moncong buaya. Ikan seperti ini baru saya lihat seumur hidup,” kata Udin. 

Ditanya apakah dia akan memelihara ikan yang kini ia simpan di aquarium itu, Udin menyatakan akan memeliharanya sepanjang ikannya masih hidup. Wajar, pasalnya ikan aneh itu mendatangkan berkah tersendiri bagi Udin karena sejumlah orang yang datang melihat, terkadang memberikan uang kepada Udin, secara sukarela. “Insya Allah, saya akan terus memelihara ikan itu,” kata Ujang Udin. (A-112/das)***



Minggu, 26 Desember 2010

Peneliti Temukan Hewan Hidup Tanpa Oksigen

Sekelompok peneliti laut dalam asal Italia dan Denmark menemukan hewan multiseluler yang melangsungkan seluruh hidupnya tanpa menghirup oksigen.

Kelompok peneliti itu menemukan tiga spesies Loricifera (hewan serupa ubur-ubur berukuran panjang kurang dari satu milimeter) di endapan cekungan L’Atalante, sebuah kawasan perairan asin tak beroksigen di kedalaman 3000 meter, dasar laut Mediterrania, atau laut tengah.

Ketika Antonio Pusceddu, peneliti dari Marche Polytechnic University, Italia, dan rekan-rekannya menemukan Loricifera tersebut, mereka memperkirakan bahwa hewan itu jatuh ke dasar laut setelah hewan itu mati.
Loricifera, hewan serupa ubur-ubur yang tak butuh oksigen (wikipedia.org)
“Kami kira sangatlah tidak mungkin mereka bisa hidup di sana,” kata Pusceddu, seperti dikutip dari Discovermagazine, 27 Desember 2010. Akan tetapi, dari uji coba yang dilakukan pada dua ekspedisi berikutnya, diketahui bahwa hewan yang ditemukan itu masih hidup.

Pusceddu menyebutkan, Loricifera memiliki cara adaptasi yang unik terhadap lingkungan bebas oksigen.

Hewan ini tidak memiliki mitochondria (sel yang mampu mengonversi oksigen menjadi energi seperti yang ada di seluruh sel hewan lainnya). Akan tetapi mereka menggunakan struktur yang menyerupai hydrogenosom, organ yang menggunakan mikroba untuk menghasilkan energi.

Yang menarik, temuan ini membuka kemungkinan adanya kehidupan hewan yang lebih kompleks di lingkungan keras bebas oksigen lainnya. Baik di Bumi ataupun di tempat-tempat lain. (hs)


Kamis, 23 Desember 2010

Hewan dan mahluk hidup Yang Berevolusi Dari Besar Menjadi Kerdil

Insular Dwarfism merupakan spesies makluk hidup yang berevolusi pada saat awalnya memiliki ukuran besar hingga sekarang menjadi ukurannya kecil, spesies tersebut menarik, langka, dan terlalu sering terancam atau punah.

 
Scientific classification (disputed)
Kingdom : Animalia
Phylum : Chordata
Class : Mammalia
Order : Primates
Family : Hominidae
Tribe : Hominini
Genus : Homo
Species : H. floresiensis  

Homo floresiensis ("Manusia Flores", dijuluki Hobbit) adalah nama yang diberikan oleh kelompok peneliti untuk spesies dari genus Homo, yang memiliki tubuh dan volume otak kecil, berdasarkan serial subfosil (sisa-sisa tubuh yang belum sepenuhnya membatu) dari sembilan individu yang ditemukan di Liang Bua, Pulau Flores, pada tahun 2001. Kesembilan sisa-sisa tulang itu menunjukkan postur paling tinggi sepinggang manusia moderen (sekitar 100 cm). Para pakar antropologi dari tim gabungan Australia dan Indonesia berargumen menggunakan berbagai ciri-ciri, baik ukuran tengkorak, ukuran tulang, kondisi kerangka yang tidak memfosil, serta temuan-temuan sisa tulang hewan dan alat-alat di sekitarnya. Usia seri kerangka ini diperkirakan berasal dari 94.000 hingga 13.000 tahun yang lalu. Tim yang menemukan H. floresiensis percaya bahwa spesies adalah contoh Insular Dwarfism, dengan pertumbuhan mereka dibatasi oleh pilihan makanan yang terbatas di pulau itu. 

2. Kungkang Kuku Tiga

Scientific classification
Kingdom : Animalia
Phylum : Chordata
Class : Mammalia
Order : Pilosa
Family : Bradypodidae
Genus : Bradypus
Species : B. pygmaeus
Binomial name
Bradypus pygmaeus Anderson & Handley 2001
 

Pendapat orang akan beragam jika mereka melihat kungkang, dimana beberapa orang berpikir bahwa mereka manis, sementara yang lainnya mengganggap bahwa mereka benar-benar menakutkan. Binatang ini, hanya ditemukan di pulau kecil Isla Escudo de Veraguas dekat Panama, dimana merupakan spesies yang labih kecil dari jenis kungkang yang lain, dan lucu ketika berenang 

3. Mammonth Pulau Channel

Scientific classification
Kingdom : Animalia
Phylum : Chordata
Class : Mammalia
Order : Proboscidea
Family : Elephantidae
Genus : Mammuthus
Species : M. exilis
Binomial name
Mammuthus exilis Maglio, 1970
   

Ketika Anda mendengar kata "mammoth", Anda akan membayangkan sesuatu yang sangat besar. Tetapi Mammoth di pulau Channel adalah makhluk kecil mungil seberat 2000 pound, tetapi lebih kerdil dari leluhurnya 20.000 pound, yang merupakan Mammoth Kolumbia. Sisa-sisa spesies ini, yang berkembang sesuai dalam ekosistem pulau-Rosae sekarang sebagian besar terendam Santa lepas pantai California, pertama kali ditemukan tahun 1856. 
4. Gajah Kerdil
Scientific classification
Kingdom : Animalia
Phylum : Chordata
Class : Mammalia
Order : Proboscidea

Tidak sama dengan jenis gajah pada saat sekarang dimana dengan ukuran ormaol yang cukup besar, gajah kerdil ini sangat kecil ukurannya dimana ekosistemnya sama dengan manusia kerdil yang ditemukan di Flores Indonesia
5. Serigala Pulau Channel
Scientific classification
Kingdom : Animalia
Phylum : Chordata
Class : Mammalia
Order : Carnivora
Family : Canidae
Genus : Urocyon
Species : U. littoralis
Binomial name Urocyon littoralis (Baird, 1857)
in part
  

Serigala Jenis ini pertama berevolusi dari Fox Gray ketika mereka berpindah ke pulau-pulau lepas pantai California lebih dari 10.000 tahun yang lalu dan dihadapkan dengan sumber daya terbatas. Mereka sasaran empuk bagi elang, dan juga sangat rentan terhadap parasit dan penyakit dibawa dari daratan. 
6. Kuda Nil Kerdil
Scientific classification
Kingdom : Animalia
Phylum : Chordata
Class : Mammalia
Order : Artiodactyla
Family : Hippopotamidae
Genus : Choeropsis
Species : C. liberiensis
Binomial name Choeropsis liberiensis (Morton, 1849)
 

Ukurannya hampir sama dengan ukuran babi pada saat sekarang, dimana seperti ikan paus, kuda nil kerdil ini juga merupakan hewan yang suka berada dalam air dan dimana pada saat sekarang jumlah hanya tinggal 3000 di Libya
 
 

 



Selasa, 14 Desember 2010

Cumi-cumi Terbang Terekam Kamera

Seorang fotografer asal Inggris dikagetkan dengan pemunculan cumi-cumi yang bisa terbang. Semula ia menyangka mahluk tersebut adalah ikan terbang. Namun begitu diperhatikan lebih dekat dia terperanjat hewan terbang tersebut adalah cumi-cumi.

Daily Mail, Selasa (13/12) menulis, penampakan langka ini diabadikan oleh Graham Ekins (60) saat ia melintasi perairan Jepang. Dia menyebutkan hewan bawah laut  itu terbang bukan ke arah depan akan tetapi sebaliknya ke belakang.

Cumi-cumi yang diketahui jenis cumi-cumi biru (Todarodes Pacificus) ini saat ditemukan terbang di ketinggian hampir 20 meter. Ekins memerhatikan ada puluhan ekor cumi-cumi biru yang terbang saat itu dengan ukuran panjang berkisar delapan inchi.

Menurut ilmuwan kebiasaan langka dari hewan dasar laut itu dilakukan apabila cumi-cumi berada dalam bahaya di saat predator lainnya mengejar mereka. Hewan ini terbang ke udara dengan menggunakan tentakel di tubuhnya.

Selain itu, kemampuan terbang mahluk ini dibantu oleh sirip seperti cuping yang digunakan sebagai kemudi pergerakannya saat di air.



Kambing Mirip Kanguru Dinamai Si Buntung

Probolinggo - Kambing mirip Kanguru, hewan khas Autralia, milik Miskari (53) warga Jalan Segaran, Gang Blimbing, Desa Togas Kulon, Kecamatan Togas, Kabupaten Probolinggo, diberi nama si Buntung.

Kenapa diberikan nama Buntung, karena kedua kaki depan tidak ada saat dilahirkan, selain itu agar bisa bertahan hidup. "Kambing itu saya beri nama bisa bertahan hidup," kata Miskari kepada wartawan di rumahnya, Senin (13/12/2010).

Menurut dia, semenjak diberi nama si Buntung, kambing kaligesing dengan warna hitam di bagian kepalanya bisa bertahan hidup hingga 1 bulan.

"Alhamdulilah, kambing unik kami bisa bertahan hidup hingga sekarang," tuturnya.

Keluarga Miskari memberikan perlakuan istimewa pada kambing kali gesingnya itu. Bahkan kandang disendirikan dengan kambing lain miliknya.

Saat kambing betina melahirkan si Buntung, Miskari mengaku tidak ada firasat yang aneh. Bahkan dirinya mengaku senang saat kambingnya hamil dan menunggu kelahiran si anak kambing (cempe).

"Sampai saat ini saya tidak mimpi aneh-aneh baik sebelum dan sesudah kambing betina lahirkan 4 ekor cepe meski mati satu," ungkap pria yang dikaruniai 2 anak.

Keluarga Miskari tidak rela jika kambing uniknya dibeli orang dengan harga yang sangat mahal. "Kambing ini tidak akan saya jual, meski ada yang nawar mahal," kata Miskari.

Dia akan tetap merawat si Buntung meski setiap harinya harus menghabiskan 5 ribu untuk membeli susu. Bagi Miskari, si Buntung sebagai anugerah dari yang maha kuasa.

"Meski merawat Si Buntung membutuhkan tenaga dan biaya yang besar, tetap tidak kami jual," jelasnya.[beritajatim.com]


Jumat, 10 Desember 2010

Setelah 62 Tahun, Laba-laba Mengerikan Ditemukan


Laba-laba berbulu mengerikan berhasil ditemukan di gua-gua terpencil di Kenya. Seraugnga yang tidak memiliki sayap penuh itu telah dicari selama 62 tahun.

Serangga yang tidak mampu terbang tersebut merupakan salah satu makhluk paling langka di dunia. Para ilmuwan pertama kali mencari hewan berbulu kuning ini pada 1933 dan melakukannya lagi pada 1948.


Sejak saat itu, setidaknya puluhan ekspedisi dilakukan untuk menyelidiki situs di antara kota Thika dan Garissa.

Laba-laba tersebut hanya memiliki panjang setengah inci dan ditemukan pada sebuah batu dengan ketinggian 19,8 meter. Hewan bernama Mormotomyia hirsuta itu tampak seperti laba-laba dengan kaki berbulu.
Hewan tersebut secara parsial berkembang biak di kotoran kelelawar dan hanya hidup di celah-celah batuan. Meskipun memiliki semacam sayap, hewan tersebut tidak mampu terbang. Laba-laba bermata kecil ini memiliki pula sabuk miniatur mirip tali.

Dr Robert Copeland dari Pusat Fisiologi dan Ekologi Serangga Internasional yang berbasis di Nairobi mengatakan bahwa penampilan fisik suatu hewan dapat membuat para ilmuwan berpikir keras soal urutan hewan tersebut di kumpulan Diptera atau sekadar serangga terbang.

Copeland mengakui telah mengumpulkan spesimen untuk analisis molekular guna melihat proses evolusi hewan berbulu mengerikan itu.[ito]



Minggu, 05 Desember 2010

Ditemukan, Bunglon Aneh Hanya Sepanjang Kuku

Bunglon ini hanya sepanjang satu inci. Makhluk mini genus Brookesia ini tertangkap kamera di Madagaskar dan panjangnya tak melebihi kuku.

Bunglon mungil itu diambil di Amber Mountain Park Madagaskar, oleh fotografer satwa liar asal Inggris Will Burrard-Lucas. Ia dan saudaranya, Matt baru saja duduk untuk makan siang saat mata mereka melihat makhluk itu.


“Ini sangat menakjubkan untuk melihat hewan itu, karena sangat kecil dan sulit menemukannya jika dicari sendiri. Namun, kami beruntung bersama penduduk lokal Antonio yang tahu di mana mencarinya,” kata Will, 27 tahun, asal London, Inggris.

Madagaskar memang terkenal sebagai surga bagi makhluk mini karena pulau itu memang memiliki ekosistem yang unik. Meskipun berada di kawasan yang luas, tempat tersebut hanya mampu menyediakan ekosistem kecil sehinga sulit bagi spesies besar dan predator raksasa untuk menjangkaunya.

Bunglon Brookesia mungkin tidak sebanyak saudara mereka yang lebih besar di mana mampu berubah warna sesukanya. Namun, makhluk kecil itu tetap terampil dalam seni kamuflase.

Binatang yang ditemukan hidup liar di atara daun dan rumput kawasan hutan hujan, bunglon ini mampu menipu para predator dengan menyamarkan diri sebagai daun kering.

Hebatnya, lidah mereka lebih panjang daripada seluruh tubuh. Ini memungkinkan mereka memakan berbagai serangga kecil dari jangkrik kecil hingga ngengat atau malah laba-laba dan belalang.

Sayangnya, bunglon tersebut dalam posisi terancam karena banyak penangkapan ilegal untuk diperdagangkan sebagai hewan peliharaan atau habitat yang hilang.

Ahli antropologi dan paleontologi selalu tertarik dengan hewan yang berada di Madagaskar. Tempat tersebut memiliki banyak spesies hewan yang unik di bandingkan kawasan lain, kecuali Australia yang 13 kali lebih besar. Populasi pulau itu termasuk 70 jenis lemur dan 90% jenis mamalia, amfibi dan reptil.[ito]

Sabtu, 04 Desember 2010

Heboh Sapi Bertanduk Unicorn

Masyarakat China dikejutkan dengan tampilan aneh seekor sapi. Hewan memamah biak ini memiliki tanduk di tengah dahi mirip hewan mitos unicorn.

Sapi itu hidup sehat di provinsi Hebei, kawasan utara China. Pemilik sapi Jia Kebing pertama kali menyadari benjolan kecil di dahi, saat sapi itu lahir dua tahun lalu. Tapi, ia tidak menyangka benjolan tersebut tumbuh menjadi tanduk sepanjang 8 inci.


  

Sapi itu pada dasarnya merupakan salah satu makhluk yang diklaim sebagai unicorn, hewan mirip kuda yang memiliki tanduk di dahi. Ini menjadi isu yang meluas sejak laporan pertama kali muncul di India.
Namun, banyak ahli mengklaim mitos unicorn adalah karya manusia.

Sepertinya, ada sejarah soal kambing bertanduk satu atau sapi di Assyria, kerajaan yang pernah hadir di kawasan yang saat ini menjadi Irak, ujar Cerridwen Fallingstar, ahli mitos unicorn yang mengajar bidang studi lintas budaya. Beberapa dari peternak memindahkan tanduk ke sisi tengah untuk menciptakan satu tanduk panjang, ujarnya lagi.


Namun, ada pula ahli yang percaya soal unicorn. “Mengatakan bahwa unicorn adalah makhluk fiksi sama saja dengan menilai bahwa UFO tidak ada,” kata Seth Greenings, ahli supernatural survivorologis yang berbasis di Los Angeles.

Untuk mengetahui lebih banyak, Greenings meminta para ahli menghubungi Jia dan melihat kondisi kesehatan sapi itu.

Minggu, 28 November 2010

Kambing Dajal Hebohkan Bogor !

Rumah pasangan Ecin (56)-Masitoh (54) di Kampung Cimanggu Gang Amil RT 02/09, Kelurahan Kedungbadak, Kecamatan Tanah-sareal, Kota Bogor, mendadak ramai didatangi warga.

Puluhan warga setempat berdatangan setelah mendengar ada kambing aneh di rumah Ecin. Kambing itu hanya memiliki satu mata dan tidak memiliki mulut dan hidung.

Mata kambing yang lahir pada Jumat (26/11/2010) malam itu tepat berada di tengah-tengah. Alhasil, warga menyebut kambing itu sebagai kambing dajal. Sebagian warga meyakini dajal adalah makhluk jahat (iblis) bermata satu.


Ecin menjelaskan, kambing anehnya itu lahir pada Jumat (27/11/2010) malam sekitar pukul 21.00. Keanehan kambing itu pertama kali diketahui oleh Ecin sendiri, yakni saat dia bermaksud memeriksa empat kambingnya yang tengah hamil.

“Semuanya sedang hamil besar. Makanya malam itu saya periksa, khawatir ada yang melahirkan tanpa sepengetahuan saya,” katanya saat ditemui di rumahnya Sabtu siang.

Alangkah kagetnya dia, kata Ecin, karena ternyata satu dari empat kambingnya yang hamil sudah melahirkan. Lebih mengagetkan lagi, bayi kambing itu hanya memiliki satu mata dan tanpa mulut dan hidung.

“Pas saya senter, ternyata matanya cuma satu dan menyala. Udah gitu, mulut sama hidungnya ternyata enggak ada,” kata Ecin.

“Dan ketika saya perhatikan, anak kambing itu ternyata sudah mati karena terinjak-injak induknya,” ujarnya.

Lahirnya kambing aneh yang dipelihara Ecin itu spontan membuat geger Kampung Cimanggu. Malam itu juga warga yang penasaran berdatangan ke rumah petani buah jambu merah itu untuk melihat dari dekat keanehan kambing tersebut. Ecin pun terpaksa mengurungkan niatnya untuk membuang anak kambing aneh tersebut.

“Bener Mas, matanya cuma satu terus mulutnya enggak ada. Pokoknya kaya kambing dajal aja, Mas,” kata Haryadi, warga Kampung Cimanggu, yang mengaku sempat melihat langsung kambing aneh tersebut.

Kambing berjenis kelamin jantan dan berwarna hitam putih tersebut lahir dari induk yang baru sekali melahirkan. Menurut Ecin, kambing aneh itu lahir setelah berada di dalam kandungan selama enam bulan.

“Induknya baru berumur 1,5 tahun,” katanya.

Sementara itu, Masitoh, istri Ecin, mengaku tidak pernah memiliki firasat yang aneh sebelum lahirnya kambing bermata satu itu. Hanya saja, dia mengaku bahwa beberapa hari belakangan ini air matanya kerap keluar tanpa sebab.

“Saya juga enggak ngerti, kok sering keluar air mata padahal enggak sedang menangis. Saya enggak punya firasat lain Mas,” katanya.

Menurut Masitoh, Ecin memang 'pencinta' kambing. Bahkan, suaminya itu menafkahi keluarga dengan beternak kambing, selain bertani jambu merah. (Wartakota/Soewidia Henaldi)

http://www.tribunnews.com/2010/11/29/kambing-dakjal-hebohkan-bogor

Rabu, 24 November 2010

Todd Ray Beli Kura-kura Berkepala Tiga Rp 180 Juta

Kura-kura kepala tiga
Wah benar benar aneh. Sejauh ini yang ditemukan hewan berkepala dua seperti ular atau naga, kura-kura dan lainnya. Tapi kali ini ada kura-kura berkepala tiga dan terpelihara dengan baik.

Pemiliknya adalah Todd Ray (44) yang tidak lain bintang terkenal, sekaligus produser South Carolina, mantan pemenang Grammy Award. Dia kini hidup sebagai kolektor hewan langka atau unik dengan keanehan-keanehan di dunia.
 


 Naga Berkepala dua
Todd membuka kebun binatang sendiri yang berisi hewan-hewan aneh di dunia sebagai penghuni maupun koleksinya di Venice Beach Freakshow di California. Todd menikmati hidup bersama Danielle istrinya dan dua anak Asia dan Phoenix.

Untuk melengkapi koleksi hewan aneh dan berkapal dua atau tiga itu, Todd sudah merogoh kocek 100.000 euro atau sekitar Rp. 1,2 miliar.

Todd pun telah bekerja sama dengan Mickk Jagger, Santana, Beastie Boys dan rencana juga Jack Johnson.

Dalam pengumpulan hewan aneh aneh dan unik itu dia mencari melalui facebook maupun relasinya di seluruh dunia. "Aku suka mencari makhluk paling langka di bumi," kata Todd dikutip the sun (24/11) atau 25 November waktu Indonesia.

Dia bahkan harus pergi ke Peru untuk mendapatkan naga berkepala dua yang diberi nama Laverne dan Shirley. Dan dengan memanggil dokter hewan untuk memeriksa dan memeliharanya. Kini sudah ada 22 binatang berkepala dua yang hidup dengan baik dalam kebon binatangnya.

"Saya hanya berobsesi dengan hal hal aneh dan tidak biasa," jelasnya. Dia tak segan segan menemui petani atau pemilik hewan di mana pun berada asal binatang itu unik langka asli dan masih hidup sehat.

Untuk yang terakhir itu, Todd menemukan kura kura berkepala tiga di facebook. Kemudian dia mengontak dan menemuinya setelah terjadi transaksi 15.000 euro atau Rp 180 juta. Kura kura berkapal tiga itu diberi nama untuk tiap kepalanya yaitu Myrtle, Squirtle dan Thirdle. Itu merupakan satu satunya koleksi di kebon binatang milik pribadinya.

Sedangkan untuk naga berkepala dua serta memiliki janggut, dia membelinya dengan harga 3.000 euro atau Rp 36 juta saja. Naga itu berkepala dua, berjanggut dan ada punya 6 kaki diberi nama Pancho dan Lefty.

Ada lagi koleksinya berupa ular berkepala dua diberi nama Lenny dan Squiggy seharga 14.500 euro atau Rp 175 juta. Tampak si Todd tidak sayang mengeluarkan uang asal menemukan hewan langka dan unik di bumi ini.

"Semua ular saya berkepala dua, benar benar lucu. Kadang ular itu berebut makanan dan bertengkar sendiri dalam satu tubuh. Saya harus meletakkan sesuatu diantara dua kepalanya agar tak berantem," ujar Todd bangga.

Apa yang diinginkan Todd pun tercapai, yaitu orang dari penjuru dunia gantian berbondong-bondong mengunjungi dan menikmati kebon binatangnya. Hal itu akan menjadi memorinya seumur hidup. (*)